Pin Tailed Whydah

Pin-tailed Whydah

Species Finch atau burung pipit pada umumnya memiliki ekor yang pendek. Namun tidak dengan burung ini. Burung ini disebut dengan nama Pin Tailed Whydah, dengan nama ilmiah Vidua macroura. Burung ini memiliki ekor yang panjangnya bisa melebihi tubuhnya sendiri.

Bentuk tubuhnya yang ramping, warnanya yang indah serta kemampuan kicaunya yang sangat bagus membuat burung ini menjadi incaran baru bagi para penghobi burung.

Selain ekornya yang lebih panjang dari tubuhnya, ternyata ekornya juga bisa bertambah panjang lagi saat menjelang musim kawin. Memang hanya burung jantan saja yang memiliki warna dan ekor yang panjang.

Burung ini berasal dari Afrika. Dan ternyata burung ini mulai di perjual belikan di Indonesia. Walaupun jumlahnya tidak terlalu banyak.

Di habitat aslinya burung ini terkenal sebagai burung parasit. Burung ini suka bertelur di sarang burung lain, mirip sekali dengan tingkah burung kedasih. Namun, untungnya burung ini tidak mengganggu telur burung yang lain seperti tingkah burung kedasih. Burung ini hanya menitipkan telurnya di sarang burung lain.

Burung ini memiliki suara kicauan bernada tinggi melengking namun tidak terlalu panjang berbunyi ” tsip tsit, tsit, chur,  chrrt… ” hampir seperti burung finch pada umumnya. Hanya saja suaranya lebih bervariasi.

pin tailed whydah

  • Ciri-ciri fisik

Burung Pin tailed whydah jantan memiliki tubuh berukuran sekitar 12 hingga 13 cm. Itu masih belum termasuk dengan ekornya yang bisa memanjang hingga 20 cm. bulu-bulu di tubuhnya didominasi dengan warna hitam dan putih. Sekilas tampak mirip sekali dengan kacer, hanya saja ekornya lebih panjang.

Bagian atas kepala, punggung, bulu penutup sayap serta ekornya berwarna hitam. Sedangnkan pipi, leher, dada hingga ke perut berwarna putih. Ada beberapa helai bulu warna putih di sayapnya.  Warnanya sungguh serasi dan indah di lihat.

Ekornya yang panjang hanya terdiri dari tiga helai bulu saja, yang tumbuh memanjang. Iris mata dan kaki berwarna hitam. Sedangkan paruhnya berwarna merah.

Sedangkan ciri fisik yang betina berwarna cokelat kusam, dada dan perut berwarna kelabu. Ekornya pendek, seperti umumnya burung finch. Iris mata dan kaki berwarna hitam. Paruhnya berwarna merah, sama seperti yang jantan.

Pin tailed whydah

  • Perkembang biakan dan habitat.

Burung ini selalu menjaga daerah kekuasaannya, dan akan mengusir siapapun yang memasuki daerah kekuasaannya, walaupun itu burung yang sejenis. Habitat aslinya di padang gurun yang gersang di Afrika.

Banyak orang yang menyukai suara kicauan burung ini. Dan sejumlah negara mulai menangkarkan dan memperjual belikan burung ini seperti di Eropa, Cina sampai ke Asia Tenggara termasuk Indonesia. Namun sejauh ini sepertinya masih belum ada penangkaran burung ini di Indonesia.

  • Makanan

Pin tailed whydah biasanya memakan makanan yang sama seperti burung kenari maupun burung finch lainnya seperti millet, juwawut, biji-bijian lain, serta sayuran.

 

 

 

Tentang iklan-iklan ini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s